Logo

Universitas Pamulang Kampus Serang dan Kesbangpol Provinsi Banten Gelar Seminar Kebangsaan Cegah Intoleransi dan Radikalisme

Published on: 23 Apr 2026

Berita, Kerja Sama

Serang, 23 April 2026 – Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme Angkatan VII Tahun Anggaran 2026 dengan tema “Membangun Ketahanan Ideologi Mahasiswa Terhadap Ancaman Ekstremisme dan Terorisme”. Kegiatan berlangsung di Aula Lantai 1 Gedung A Universitas Pamulang Kampus Serang dan diikuti oleh sekitar 100 mahasiswa.

Seminar kebangsaan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Banten melalui Kesbangpol untuk meningkatkan kesadaran dan ketahanan ideologi generasi muda, khususnya mahasiswa, terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

Direktur Universitas Pamulang Kampus Serang, Dr. Imam Sofi’i, S.E., S.Ag., M.Ag., M.Pd., memberikan sambutan sekaligus menyampaikan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun karakter kebangsaan dan wawasan kebhinekaan di kalangan mahasiswa.

Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten, Novriyadi Purwansyah, S.IP., M.Si., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan tinggi.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Universitas Pamulang Kampus Serang dan Kesbangpol Provinsi Banten sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pendidikan kebangsaan, meningkatkan literasi ideologi, serta mengembangkan program-program edukatif bagi mahasiswa. 

Pada sesi seminar, peserta mendapatkan pemaparan dari sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya. Materi pertama disampaikan oleh Anggi Anggraeni Kusumoningtyas, S.I.P., M.Si., yang membahas Peran Perguruan Tinggi dalam Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme. Selanjutnya, Mega Priyanti, Direktur Yayasan EMPATIKU, menyampaikan materi mengenai Tanda-Tanda Peringatan Dini Ekstremisme. Sementara itu, Kolonel (Sus) Dr. Harianto, M.Pd., dari BNPT RI membawakan materi Peran Mahasiswa dalam Pencegahan Terorisme.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bahaya intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme, sekaligus mampu menjadi agen perubahan yang aktif dalam menjaga persatuan, toleransi, serta nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu nasional Bagimu Negeri. Seminar berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab bersama para narasumber.

Berita Relative